Breaking News
Loading...
Rabu, 16 November 2011

Judul Skripsiku


Perbandingan Penafsiran Sayyid Qutub dan Muhammmad Abduh
Tentang Kepemimpinan Non Muslim Dalam Pemerintahan
A.    Judul
Perbandingan Penafsiran Sayyid Qutub dan Muhammad Abduh Tentang Kepemimpinan Non Muslim Dalam Pemerintahan

B.     Penjelasan Judul
Judul ini di ambil dari beberapa kasus di dunia pada umumnya dan khususnya dunia Islam yang memilih pemimpin dari seorang Non Muslim Dalam Pemerintahan. Alasan judul ini diambil ialah mengingat keberadaan kepemimpinan sangatlah penting dalam suatu pemerintahan (Negara). Judul ini mengungkap korelasi antara penafsiran Sayyid Qutub dan Muhammad Abduh yang menjelaskan mengenai kepemimpinan Non Muslim dalam pemerintahan, dengan  cara mengkomparasikan (membandingkan) penafsiran Sayyid Qutub dan Muhammad Abduh. Judul ini menggunakan metodologi tafsir Muqarrin (Komparasi) yang mefokuskan pada penafsiran Sayyid Qutub dan Muhammad Abduh, mengingat keduanya mempunyai pandangan yang berbeda, Sayyid Qutub dikenal sebagai tokoh Ikhwanul Muslimin dan pernah berada dalam jeruji penjara,  sedangkan Muhammad Abduh dikenal dengan kemoderatannya dalam menafsirkan Alquran dan pernah terlibat dalam partai Nasional Mesir, sehingga komparasi antara penafsiran keduanya sangatlah menarik untuk di ulas dalam satu kasus yang sama, yaitu Perbedaan Penafsiran Sayyid Qutub dan Muhammad Abduh Tentang Kepemimpinan Non Muslim Dalam Pemerintahan. Kata kunci yang diambil dalam Alquran ialah lafadz al-Wali yang terdapat dari beberapa ayat dalam Alquran, yaitu Ali Imron, 3:28, an-Nisa’ 4:139,144, al-Ma’idah, 5:51, at-Taubah, 9:23, dan al-Mumtahanah, 60:1

C.     Permasalahan Pokok
Islam sebagai agama bukan hanya mengatur beberapa urusan ukhrawi tapi juga mengatur urusan duniawi, sebab Islam mengatur hubungan antara manusia dengan Tuhanya, dan juga mengatur hubungan antara manusia itu sendiri (sesama manusia). Dalam Islam sendiri keberadaan pemimpin sangatlah penting, terutama mengenai pemimpin pemerintah (Negara), dan setiap penafsiran akan berbeda pula dengan kecenderungan masing-masing mufassir, maka mengenai judul ini mengambil metode komparatif guna menemukan titik temu perbedaan dan persamaan antara kedua mufassir.

D.    Rumusan Masalah
1.      Bagaimana Penafsiran Syaid Qutub Tentang Pemimpin Non Muslim ?
2.      Bagaimana Penafsiran Muhammad Abduh Tentang Pemimpin Non Muslim ?
3.      Faktor Apa yang Membedakan Kedua Penafsiran Syaid Qutub dan Muhammad Abduh ?

E.     Daftar Pustaka
Quthb. Sayyid.2003 Tafsir Fi Zhilali al-Qur’an (Tk, Bairut Dar al-Syuruq)
Abduh. Muhammad dan Ridho. Rosyid. 2007, Tafsir al-Manar (Libanon, Bairut)
Baidan. Nasiruddin. 2005, Metodologi Penafsiran al-Qur’an (Yogyakarta, Pustaka Pelajar)
Izzan. Ahmad. 2009, Metodologi Ilmu Tafsir (Bandung, Tafakkur)
Aziz. Ahmad Amir. 2009, Pembaruan Teologi Perspektif Muhammad Abduh dan Neo Modernisme Fazlur Rahman (Yogyakarta, Teras)
Sjadzali. Munawir. 1993, Islam dan Tata Negara (Jakarta, Universitas Indonesia)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Toggle Footer