Perbandingan Penafsiran Sayyid Qutub
dan Muhammmad Abduh
Tentang Kepemimpinan Non Muslim Dalam Pemerintahan
A.
Judul
Perbandingan
Penafsiran Sayyid Qutub dan Muhammad Abduh Tentang Kepemimpinan Non Muslim
Dalam Pemerintahan
B.
Penjelasan
Judul
Judul ini di
ambil dari beberapa kasus di dunia pada umumnya dan khususnya dunia Islam yang
memilih pemimpin dari seorang Non Muslim Dalam Pemerintahan. Alasan judul ini
diambil ialah mengingat keberadaan kepemimpinan sangatlah penting dalam suatu
pemerintahan (Negara). Judul ini mengungkap korelasi antara penafsiran Sayyid
Qutub dan Muhammad Abduh yang menjelaskan mengenai kepemimpinan Non Muslim
dalam pemerintahan, dengan cara
mengkomparasikan (membandingkan) penafsiran Sayyid Qutub dan Muhammad Abduh. Judul
ini menggunakan metodologi tafsir Muqarrin (Komparasi) yang mefokuskan
pada penafsiran Sayyid Qutub dan Muhammad Abduh, mengingat keduanya mempunyai
pandangan yang berbeda, Sayyid Qutub dikenal sebagai tokoh Ikhwanul Muslimin
dan pernah berada dalam jeruji penjara, sedangkan Muhammad Abduh dikenal dengan kemoderatannya
dalam menafsirkan Alquran dan pernah terlibat dalam partai Nasional Mesir,
sehingga komparasi antara penafsiran keduanya sangatlah menarik untuk di ulas
dalam satu kasus yang sama, yaitu Perbedaan Penafsiran Sayyid Qutub dan
Muhammad Abduh Tentang Kepemimpinan Non Muslim Dalam Pemerintahan. Kata kunci
yang diambil dalam Alquran ialah lafadz al-Wali yang terdapat
dari beberapa ayat dalam Alquran, yaitu Ali Imron, 3:28, an-Nisa’ 4:139,144,
al-Ma’idah, 5:51, at-Taubah, 9:23, dan al-Mumtahanah, 60:1
C.
Permasalahan
Pokok
Islam
sebagai agama bukan hanya mengatur beberapa urusan ukhrawi tapi juga
mengatur urusan duniawi, sebab Islam mengatur hubungan antara manusia
dengan Tuhanya, dan juga mengatur hubungan antara manusia itu sendiri (sesama
manusia). Dalam Islam sendiri keberadaan pemimpin sangatlah penting, terutama
mengenai pemimpin pemerintah (Negara), dan setiap penafsiran akan berbeda pula
dengan kecenderungan masing-masing mufassir, maka mengenai judul ini mengambil
metode komparatif guna menemukan titik temu perbedaan dan persamaan antara
kedua mufassir.
D.
Rumusan
Masalah
1.
Bagaimana
Penafsiran Syaid Qutub Tentang Pemimpin Non Muslim ?
2.
Bagaimana
Penafsiran Muhammad Abduh Tentang Pemimpin Non Muslim ?
3.
Faktor
Apa yang Membedakan Kedua Penafsiran Syaid Qutub dan Muhammad Abduh ?
E.
Daftar
Pustaka
Quthb.
Sayyid.2003 Tafsir Fi Zhilali al-Qur’an (Tk, Bairut Dar al-Syuruq)
Abduh.
Muhammad dan Ridho. Rosyid. 2007, Tafsir al-Manar (Libanon, Bairut)
Baidan.
Nasiruddin. 2005, Metodologi Penafsiran al-Qur’an (Yogyakarta, Pustaka
Pelajar)
Izzan.
Ahmad. 2009, Metodologi Ilmu Tafsir (Bandung, Tafakkur)
Aziz.
Ahmad Amir. 2009, Pembaruan Teologi Perspektif Muhammad Abduh dan Neo
Modernisme Fazlur Rahman (Yogyakarta, Teras)
Sjadzali.
Munawir. 1993, Islam dan Tata Negara (Jakarta, Universitas Indonesia)

0 komentar:
Posting Komentar