untukmu, jiwa baik yang merindukan belahan jiwa yang akan melengkapi kehidupanku
disini dekatkanlah hatimu dengan hatiku
yang akan mengamini permintaan tulusmu kepada Tuhan
Bisikkanlah
Tuhanku yang maha penyayang
lihatlah wajahku yang berpendar dengan kerinduan bagi jiwa yang baik
akan kucintai yang mencintaiku dengan jujur dan setia
semoga engkau merasa kasihan melihatku berjalan di beberapa lorong
sepi impian dan kerinduan hati
yang bergandengan tangan dengan diriku sendiri
jangan kau berikan aku lama sendiri
menseri-serikan wajah dalam harapan cinta
menceritakan senyum dan tawaku yang berpura-pura
ditemukannya oleh dia yang juga merinduku
Tuhan, apakah tangisku ini indah bagimu ?
jika engkau memang lebih menyukai kedekatan dan kemaniakanku
karena kepiluan dari kesendirian ini
maka aku akan belajar ikhlas menangis sepanjang hidupku
semoga engkau mencukupkan air mataku
menguatkan
Jika
Engkau memang lebih menyukai kedekatan dan kemanjaanku karena kepiluan dari
kesendirian ini, maka aku akan belajar ikhlas menangis sepanjang hidupku. Dan
semoga, Engkau mencukupkan air mataku dan menguatkan serat-serat dinding
dadaku.
Tapi
Engkau adalah Tuhanku Yang Maha Lembut,
Aku
yakin sekali bahwa Engkau tak akan sampai hati membiarkan jiwa kecil yang
selalu berusaha patuh kepada-Mu ini, lama bersedih menantikan belahan jiwa yang
sesungguhnya telah Kau siapkan bagi pemuliaan hidupku.
Engkau
Yang Maha Cinta,
Aku
mencintai-Mu, dan bernafas dalam keyakinan bahwa Engkau sangat mencintaiku,
maka …
Pelan-pelan
dan dengan rambatan yang pasti, mulai besok pagi, damaikanlah hatiku,
gerakkanlah tangan, kaki, dan tubuhku dalam ketukan nada tarian lembut yang
menandakan bahwa jiwaku dalam perjalanan untuk Kau temukan dengan dia yang
telah lama kudengar suara anggunnya dalam mimpi-mimpiku.
Engkau
Yang Maha Lembut,
Satukanlah
aku dengan belahan jiwaku, dalam pernikahan yang damai, yang mesra dan setia,
yang saling memuliakan, yang Kau anugrahi dengan keturunan yang berpekerti
luhur, dan yang Kau kayakan dengan kesehatan, nama baik, dan kesejahteraan.
Aamiin
0 komentar:
Posting Komentar